Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Peneliti Ilmu Politik. Mendedikasikan diri pada kajian elektoral, demokrasi, dan politik uang di Indonesia.
Burhanuddin Muhtadi, Ph.D. adalah seorang akademisi, peneliti, dan pengamat politik terkemuka di Indonesia. Ia dikenal luas berkat analisisnya yang tajam mengenai dinamika politik nasional, perilaku pemilih, dan isu-isu demokratisasi.
Beliau memperoleh gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari The Australian National University (ANU), salah satu universitas bergengsi dunia, dengan disertasi yang mengkaji secara mendalam tentang praktik politik uang (vote buying) di Indonesia. Sebelumnya, ia menyelesaikan studi di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, sebuah lembaga riset dan survei terkemuka yang kredibel dan menjadi rujukan penting bagi pembuat kebijakan, partai politik, media, dan akademisi dalam memetakan opini publik.
Ph.D. Ilmu Politik, The Australian National University (ANU)
Opini Publik, Politik Elektoral, Demokrasi Indonesia
Indikator Politik Indonesia
Memimpin lembaga riset opini publik terkemuka di Indonesia, mengelola survei nasional dan daerah yang menjadi acuan utama lanskap politik nasional.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Mengajar dan membimbing mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), membagikan ilmu teori politik dan metodologi penelitian.
Media Nasional & Internasional
Narasumber tetap untuk berbagai stasiun televisi nasional dan berkontribusi menulis kolom opini di berbagai surat kabar terkemuka (Kompas, Tempo, dll).
Kajian mendalam mengenai realitas politik Indonesia yang diakui secara akademis dan menjadi referensi penting literatur politik.
Buku yang diadaptasi dari disertasi Ph.D., membongkar secara statistik dan kualitatif bagaimana praktik jual beli suara terjadi dalam pemilu di Indonesia.
Analisis prediktif dan pemetaan kekuatan politik aktor-aktor utama menjelang pemilihan umum presiden dan legislatif tahun 2014.
Mengulas transformasi, dinamika internal, serta tegangan antara pragmatisme elektoral dan idealisme ideologis dalam Partai Keadilan Sejahtera.
Diterbitkan di Harian Kompas
Analisis mendalam mengenai tantangan konsolidasi demokrasi di Indonesia setelah hiruk pikuk pemilu serentak selesai diselenggarakan.
Total Politik
Diskusi komprehensif mengenai pragmatisme dan strategi partai politik dalam membangun koalisi menjelang pendaftaran di KPU.
Majalah Tempo
Menjelaskan secara ilmiah sejauh mana figur calon presiden memberikan efek ekor jas terhadap elektabilitas partai pendukungnya.